Langsung ke konten

Radovid V di The Witcher 3: Kekuasaan, Persekusi, dan Nasib Redania

Radovid V memimpin Redania ketika kerajaan-kerajaan lain di Utara terdesak oleh Nilfgaard. Dalam The Witcher 3: Wild Hunt, ia sanggup mempertahankan kekuatan militernya, tetapi namanya juga melekat pada perburuan pengguna sihir, penutupan Akademi Oxenfurt, dan perebutan pengaruh di Novigrad. Menilai pemerintahannya dari hasil perang saja akan mengabaikan orang-orang yang menanggung akibat keputusannya.

Nasib Radovid sendiri bercabang. Ia dapat bertahan hidup dan mengalahkan Nilfgaard, atau terbunuh dalam persekongkolan yang membuka dua hasil politik lain. Riwayatnya memperlihatkan bagaimana seorang raja menggunakan kekuasaan saat menghadapi perang, lalu apa yang berubah ketika kekuasaan itu hilang.

Radovid V duduk di hadapan papan catur di klub catur Oxenfurt.
Di klub catur Oxenfurt, Radovid bertemu Geralt dan Roche serta mengungkap tempat persembunyian Whoreson Junior.

Raja Muda dan Lingkaran Kekuasaan Redania

Radovid adalah putra Vizimir II dan Hedwig. Dalam riwayat yang berawal dari novel Andrzej Sapkowski, pembunuhan ayahnya menempatkan Radovid yang masih remaja di atas takhta, sementara dewan wali menjalankan pemerintahan. Philippa Eilhart pernah menjadi penasihat istana sekaligus pembimbingnya. Sigismund Dijkstra, kepala jaringan intelijen Redania, juga berada di lingkungan kekuasaan yang membentuk masa mudanya. Raja dewasa yang dibahas dalam artikel ini terutama merupakan kelanjutan cerita versi game CD PROJEKT RED.

Buku dalam game Radovid V the Stern – The Hard Slog to Greatness menghubungkan didikan Philippa, kematian Vizimir, dan pengaruh Dijkstra dengan sikap Radovid yang keras. Itu tafsir penulis buku, bukan akses langsung ke pikiran sang raja. Hubungan dengan dua tokoh tersebut memang penting, tetapi masa kecilnya tidak dengan sendirinya menjelaskan setiap kebijakan yang kemudian ia ambil.

Jurnal Philippa dalam The Witcher 3 bahkan menyebut laporan yang mengaitkannya dengan kematian Vizimir. Tuduhan terhadap mantan orang dekat istana itu menjelaskan besarnya kecurigaan yang mengelilinginya, tetapi jurnal tidak memperlihatkan bukti yang dapat menetapkan perannya dalam pembunuhan tersebut. Ada jarak antara kecurigaan politik dan tindakan Radovid yang dapat disaksikan langsung.

Di Loc Muinne dalam The Witcher 2: Assassins of Kings, Radovid memerintahkan penyiksa mencungkil mata Philippa yang telah ditahan. Adegan itu terlihat dalam jalur Iorveth, dan akibatnya menjadi bagian dari riwayat Philippa ketika kisah berlanjut ke The Witcher 3. Dijkstra pun sudah tidak berada di lingkaran istana. Orang-orang yang pernah dekat dengan kekuasaan Radovid kelak ikut menentukan salah satu kemungkinan akhir pemerintahannya.

Radovid V berhadapan dengan Philippa Eilhart yang ditahan di Loc Muinne dalam The Witcher 2.
Di Loc Muinne, Radovid memerintahkan Philippa dibutakan. Kekerasan ini mendahului permusuhan mereka dalam The Witcher 3.

Mempertahankan Redania, Mengincar Novigrad

Saat perang berlangsung, Redania masih mampu menghadapi Nilfgaard. Buku The Nilfgaard Wars, or a History of Our Time menyebut langkah Radovid memasuki Kaedwen, alih-alih menempatkan seluruh pasukannya di Pontar, telah memperluas wilayah dan kekuatan militernya. Penulis buku itu memuji keberanian raja, sehingga penilaian atas tindakannya perlu dibaca sebagai satu sudut pandang. Keputusan untuk memperkuat Redania melalui Kaedwen sendiri menunjukkan bahwa Radovid tidak sekadar menunggu serangan kekaisaran di perbatasan.

Gambaran tentang Radovid sebagai pelindung Utara juga dibangun melalui tulisan. Radovid V – Defender of the North menyerukan persatuan melawan Nilfgaard di bawah kepemimpinannya. Seruan itu dapat menarik dukungan warga yang takut ditaklukkan. Namun, dukungan dalam perang tidak menghapus akibat kebijakan raja di tempat lain.

Novigrad menjadi salah satu tempat kepentingan perang bertemu dengan politik kota. Pelabuhan, kekayaan, dan jaringan dagangnya dapat memengaruhi keseimbangan kekuatan meski kota itu secara resmi bebas. Laporan seorang utusan Nilfgaard menyebut kegiatan agen dan propaganda Radovid di sana meningkat, lalu menduga ia mengincar harta Gereja Eternal Fire. Bagian terakhir itu tetap merupakan dugaan seorang pejabat dari negara lawan, bukan pengakuan Radovid.

Hubungan yang lebih konkret muncul dalam Get Junior. Surat kepada Whoreson Junior menegur kegagalannya menyingkirkan para pemimpin kriminal lain di Novigrad dan memerintahkannya bersembunyi. Radovid bersedia memanfaatkan seorang pelaku kejahatan untuk mengganggu keseimbangan kota, walaupun surat tersebut tidak menempatkan semua kekerasan Junior di bawah perintahnya. Cara itu memperlihatkan kesediaan raja mengandalkan tokoh kriminal untuk memengaruhi kota yang secara resmi bebas.

Philippa, Lodge, dan Perluasan Musuh

Philippa mendirikan Lodge of Sorceresses setelah runtuhnya organisasi lama para pengguna sihir. Lodge turut bermain dalam politik kerajaan. Dalam The Witcher 2, Síle de Tansarville mengakui keterlibatan kelompoknya dalam pembunuhan Demavend. Namun, ia membantah bahwa Lodge memerintahkan pembunuhan Foltest atau percobaan pembunuhan Henselt. Letho mengungkap bahwa ia bekerja bagi Nilfgaard untuk membunuh para penguasa Utara dan menimpakan kesalahan kepada para penyihir.

Riwayat itu membuat permusuhan Radovid terhadap Philippa lebih rumit daripada dendam pribadi. Dalam A Favor for Radovid dan Redania's Most Wanted, raja secara khusus memburu mantan pembimbingnya. Philippa mempunyai pengaruh politik sebagai pendiri Lodge, tetapi keterlibatan kelompok itu dalam kematian Demavend tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa Philippa memerintahkannya. Laporan tentang perannya dalam kematian Vizimir pun tetap berupa tuduhan. Ancaman politik yang dilihat Radovid perlu dipisahkan dari persekusinya terhadap pengguna sihir lain yang tidak terlibat.

Buku The Lodge of Sorceresses mencampurkan keterlibatan yang memiliki dasar dengan tuduhan jauh lebih luas. Teks itu menyalahkan Lodge atas pembunuhan para raja, perang, bahkan wabah, lalu menampilkan Radovid sebagai pihak yang akan menghukumnya. Pengakuan Síle tentang Demavend tidak membuktikan tuduhan mengenai Foltest, apalagi wabah. Dengan menyatukan semua bahaya di bawah satu nama, propaganda itu memudahkan kemarahan terhadap Lodge meluas kepada pengguna sihir lain yang tidak terlibat dalam persekongkolannya.

Hubungan Radovid dengan Witch Hunters juga menuntut ketelitian. Dalam A Sword for Witches, kelompok itu menyebut bahwa Radovid terkadang memberi mereka uang, tetapi mereka tidak bersumpah setia kepada raja mana pun. Itu pernyataan mereka tentang diri sendiri, sehingga tidak membuktikan kemandirian penuh. Jurnal Pyres of Novigrad juga mencatat bahwa Radovid memberi para pemburu kebebasan bertindak. Dengan demikian, ia memberi ruang bagi perburuan tersebut, meskipun dukungan itu tidak membuktikan bahwa setiap eksekusi merupakan perintah langsung istana.

Salah satu jalur Keira Metz memperlihatkan betapa berbahayanya berharap memperoleh perlindungan Radovid. Jika Keira membawa catatan penelitian Alexander kepada raja, ia justru dibunuh dan jasadnya dipertontonkan di Novigrad. Kejadian itu bergantung pada pilihan pemain dan tidak mewakili nasib Keira di semua jalur cerita. Namun, jalur tersebut menunjukkan akibat yang dapat menimpa seseorang yang mencoba berunding dengan Radovid sebagai pengguna sihir.

Kebijakan Raja di Oxenfurt dan Novigrad

Di Oxenfurt, campur tangan raja dapat ditelusuri lewat pengumuman resmi dalam Hearts of Stone. Atas perintah Radovid, hak Akademi Oxenfurt dicabut, akses ke Academy Isle ditutup, dan penerimaan mahasiswa baru dihentikan. Koleksi perpustakaan serta laboratoriumnya dijual untuk membiayai perang. Keputusan itu membatasi kesempatan belajar sekaligus mengubah penghidupan orang-orang yang bergantung pada kegiatan akademi.

Peringatan militer di kota yang sama menindak coretan mahasiswa yang menghina Radovid. Menurut Vimme Vivaldi, Balai Lelang Borsodi justru mendapat tawaran tarif pajak nol persen dari raja. Perbedaan itu memperlihatkan bagaimana Redania membatasi satu lembaga dan memberi kemudahan bagi usaha lain selama perang. Pengumuman yang tersedia belum cukup untuk menetapkan bahwa Radovid menutup akademi semata-mata karena membenci ilmu pengetahuan.

Novigrad memperlihatkan tekanan dalam bentuk lain. Penangkapan dan eksekusi berlangsung di ruang publik, sementara para korbannya tidak terbatas pada anggota Lodge. Felicia Cori dan doppler Chappelle, misalnya, dibakar di Hierarch Square. Kebebasan bertindak yang diberikan Radovid kepada para pemburu turut memperkuat persekusi ini, meskipun tidak berarti setiap tindakan di kota tersebut diperintahkan langsung olehnya.

Caleb Menge berdiri di hadapan kerumunan di Hierarch Square, dengan kobaran api dan seorang terhukum di tiang.
Pembakaran Felicia Cori dan doppler Chappelle di Hierarch Square menunjukkan bahwa persekusi menjangkau orang-orang di luar Lodge.

Persekongkolan yang Dapat Mengakhiri Pemerintahan

Kekuasaan Radovid menghasilkan musuh, termasuk orang-orang yang pernah dekat dengan Redania. Dalam A Deadly Plot, Dijkstra, Vernon Roche, dan Thaler merencanakan pembunuhannya. Roche berharap kematian sang raja membuka jalan bagi Temeria. Dijkstra juga ingin mengubah arah perang, tetapi ia mempunyai rencana tersendiri tentang siapa yang akan memimpin Utara.

Jika rangkaian itu berlanjut ke Reason of State, kabar tentang Philippa dipakai untuk memancing Radovid keluar dari kapalnya. Sebuah cincin milik Vizimir II membuat kabar itu meyakinkan. Radovid tiba bersama pasukannya dan berniat membunuh pembawa informasi tersebut. Di ujung jembatan menuju Temple Isle, Philippa menghadangnya dan menikamnya. Perempuan yang dahulu ia perintahkan untuk dibutakan itu kini mengakhiri hidupnya.

Philippa Eilhart menghadang Radovid V di ujung jembatan menuju Temple Isle.
Dalam jalur opsional Reason of State, Philippa menghadang Radovid sebelum membunuhnya. Nasib perang masih ditentukan oleh keputusan berikutnya.

Pembunuhan Radovid tidak langsung mengakhiri perebutan kekuasaan. Sesudahnya, Dijkstra berbalik melawan Roche, Ves, dan Thaler di teater. Jika mereka dibiarkan tewas, Dijkstra akan memimpin Utara. Jika mereka diselamatkan, jalan terbuka bagi kesepakatan Temeria dengan Nilfgaard. Peristiwa di teater inilah yang memisahkan dua hasil politik setelah raja tewas.

Jika Radovid Tetap Hidup

Jika Reason of State tidak diselesaikan, Radovid bertahan hidup. Dalam epilog, Redania mengalahkan Nilfgaard dan Radovid menguasai wilayah yang diperebutkan, termasuk Novigrad dan Velen. Di pihak kekaisaran, kekalahan itu menjatuhkan kedudukan Emhyr. Para penentangnya kemudian membunuh sang kaisar.

Kemenangan tersebut mempunyai akibat lain. Pemburuan yang digambarkan epilog menjangkau pengguna sihir dan nonhuman, bahkan pellar serta peramu obat. Radovid berhasil memenangkan perang, tetapi orang-orang yang ditetapkan sebagai musuhnya tetap harus membayar harga kemenangan itu. Menyebut hasil ini pembebasan Utara tanpa menyebut para korban akan menghasilkan gambaran yang timpang.

Jika Radovid Terbunuh

Kematian Radovid menyisakan dua hasil yang berbeda. Jika Dijkstra dibiarkan membunuh Roche, Ves, dan Thaler, ia mengambil alih kekuasaan dan mengalahkan Nilfgaard. Emhyr pun terbunuh setelah kehilangan perang. Epilog memperlihatkan Dijkstra mengonsolidasikan pemerintahannya dan mendorong perubahan besar, termasuk ketika rakyat tidak menghendaki cara yang ia tempuh.

Jika Roche, Ves, dan Thaler diselamatkan, Dijkstra tewas dan Nilfgaard memenangkan perang. Temeria memperoleh kembali kedudukannya sebagai negara bawahan kekaisaran, sementara Emhyr tetap berkuasa. Dalam jalur ini Ciri dapat menjadi penerusnya, tetapi keputusan tentang dirinya masih bergantung pada pilihan lain. Kematian Radovid sendiri tidak menetapkan akhir Ciri.

Karena itu, "Radovid mati" tidak sama artinya dengan "Nilfgaard menang". Setelah ia tersingkir, keputusan terhadap Dijkstra dan para sekutunya menentukan siapa mengisi kekosongan kekuasaan. Ketiga hasil politik ini adalah kemungkinan dalam game, bukan satu riwayat yang berlaku bagi semua jalur.

Diagram tiga hasil politik: Radovid hidup dan Redania menang; Radovid terbunuh lalu Dijkstra memimpin Utara; atau Nilfgaard menang setelah Roche dan sekutunya diselamatkan.
Nasib Radovid dan keputusan seusai pembunuhannya menentukan tiga hasil politik yang berbeda. Diagram ini merangkum epilog The Witcher 3 tanpa menetapkan satu jalur sebagai kanon.

Kekuasaan yang Tersisa dalam Akibatnya

Radovid tidak dapat dipahami hanya dari julukannya ataupun dugaan tentang masa kecilnya. Keputusan militer memperkuat Redania. Surat kepada Junior, pengumuman di Oxenfurt, dan nasib pengguna sihir menunjukkan bagaimana kekuasaan raja bekerja jauh dari medan tempur. Menyebutnya tidak waras, seperti yang kadang dilakukan tokoh atau catatan dalam game, juga tidak menggantikan pemeriksaan terhadap tindakannya.

Jika Radovid hidup, Redania menang dan persekusi meluas. Apabila ia terbunuh, orang-orang yang merencanakan kematiannya masih berebut hak menentukan masa depan Utara. Di semua jalur, pemerintahan Radovid meninggalkan persoalan yang lebih besar daripada nasib seorang raja: siapa yang memperoleh perlindungan dari kekuasaannya, dan siapa yang dijadikan ancaman agar kekuasaan itu bertahan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama